Artikel

Musdes Khusus Validasi, Finalisasi dan Penetapan KK Calon Penerima BLT-DD

01 Mei 2020 23:37:24  Admin  390 Kali Dibaca  Berita Desa

PEMDES NGURUAN - Pemerintah Desa sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat bawah harus selalu siap menjalankan tugas dari Pemerintah Pusat, salah satunya yaitu yang berhubungan dengan terdampaknya warga masyarakat dengan adanya Covid-19 ini. Menindaklanjuti Peraturan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia terkait prioritas Dana Desa yang digunakan untuk penanganan Covid-19 diantaranya pemberian Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT-DD) serta Surat Edaran Sekda Tuban terkait Penyaluran BLT-DD maka Pemerintahan Desa Nguruan menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus tentang Validasi, Finalisasi dan Penetapan Kepala Keluarga Calon Penerima BLT-DD, pada hari Jum'at (1/5/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut Pendamping APBDes Kecamatan Soko, Pendamping Lokal Desa, Kepala Desa beserta Perangkatnya, BPD, serta semua Ketua RT/RW. Kegiatan Validasi, Finalisasi dan Penetapan Calon  KK Penerima BLT-DD di mulai Jam 20.30 WIB.

Pemerintah Desa wajib mengalokasikan dan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) untuk meringankan beban masyarakat akibat adanya Covid-19. Penyaluran BLT-DD nantinya akan dilaksanakan oleh Pemerintah Desa dalam bentuk Uang Tunai.

Sasaran penerima BLT-DD adalah Keluarga Miskin dengan kriteria :

  1. Kehilangan mata pencaharian/pekerjaan;
  2. Mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun/kronis;
  3. Tidak masuk dalam penerima Program Keluarga Harapan (PKH);
  4. Tidak masuk dalam penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT);
  5. Salah satu/lebih anggota keluarganya bukan penerima kartu Pra-Kerja; dan
  6. Bukan penerima bantuan-bantuan lainnya dari Pemerintah (BLT Kemensos, dll).

Keluarga  yang layak dan memenuhi kriteria dalam pendataan akan mendapatkan BLT-DD yang akan diberikan sebesar Rp600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) selama 3 (tiga) bulan dan dimulai pada bulan Mei 2020.

Pada saat musyawarah berlangsung, Eko Siswanto selaku Kepala Desa Nguruan berpesan kepada Tim Pendata yang telah melaksanakan tugasnya untuk selalu mempertimbangkan masukan dari Ketua RT selaku Tim Pendamping yang pastinya tahu persis kondisi di lingkungannya.

"Jangan ada lagi stigma di masyarakat kalau yang akan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai adalah keluarganya pamong dan keluarganya Ketua RT, mari kita lakukan pendataan sesuai petunjuk dari Pemerintah Pusat dan Kabupaten", ucap Kades.

Pendataan Keluarga Calon Penerima BLT-DD ini dipandu dan diawasi langsung oleh Anggota BPD sesuai wilayah kerjanya dan terbagi dalam 7 kelompok kerja, dimana masing-masing kelompok ada 1 orang tim pendata dan beberapa ketua RT sebagai pendamping.

Langkah pertama yang dilakukan adalah mengelompokkan keluarga miskin penerima PKH, BPNT, BPNTD dan BLT Kemensos. Kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi dan validasi 175 orang yang dianggap layak menerima Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa ini. Proses validasi berlangsung -/+ 1 jam karena tim pendata dan ketua RT saling beradu argumen dalam membandingkan antara kondisi si A dengan si B dengan si C baik dari aspek ekonomi maupun kriteria lain akibat dampak Covid-19 ini.

Tepat pukul 22.00 WIB proses validasi selesai. Hasil validasi dari 7 kelompok setelah di rekap oleh ketua BPD dengan jumlah yang layak menerima BLT-DD sejumlah 135 orang dan yang tidak layak 40 orang. Selanjutnya hasil musyawarah malam hari ini akan dituangkan dalam Berita Acara dan diserahkan kepada Kepala Desa. Daftar nama keluarga miskin calon penerima BLT-DD akan mendapatkan pengesahan dalam bentuk Surat Keputusan Kepala Desa dan disahkan oleh Camat Soko atas nama Bupati Tuban.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Desa juga memberikan masker kain sejumlah 2.756 buah kepada 34 orang Ketua RT yang hadir untuk dibagikan masing-masing 2 masker untuk masing-masing rumah.

Tak hanya Masker, Pemerintah Desa juga memberikan stiker kepada Ketua RT sejumlah 334 buah untuk ditempel di rumah penerima manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Hal ini sangat penting karena selama ini ketua RT tidak paham mana saja warganya yang menerima manfaat dari BPNT.

"Hal ini bagus sekali, karena selama ini saya selaku ketua RT hanya tahu kalau warga saya menerima bantuan PKH karena di rumahnya tertempel banner PKH, sedangkan untuk data penerima BPNT kita tidak pernah tahu." ujar Riyanto ketua RT.07/RW.02 ini. (Admin)

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


SEBARAN COVID-19 DI TUBAN

Tips Mencegah COVID-19

Aparatur Desa

Back Next

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:260
    Kemarin:328
    Total Pengunjung:163.770
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:34.200.252.156
    Browser:Tidak ditemukan

Statistik Penduduk