29 Maret 2020 16:19:00
Ditulis oleh Admin

Pemdes Nguruan Intensifkan Penyemprotan Disinfektan ke Fasilitas Umum

PEMDES NGURUAN - Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 yang terbentuk dua hari yang lalu bergerak cepat dalam upaya melakukan tugas pencegahan penyebaran virus corona. Agenda hari ini Minggu (29/3/2020) adalah penyemprotan disinfektan pada fasilitas umum yang ada di desa Nguruan.

Eko Siswanto selaku Kepala Desa Nguruan mengatakan, tim gugus tugas pencegahan dan penanganan virus corona akan memaksimalkan penyemprotan disinfektan sebagai upaya pencegahan Covid-19 di Desa Nguruan.

"Kami memfokuskan penyemprotan disinfektan tahap awal ini pada tempat-tempat yang sering dikunjungi orang. Penyemprotan dilakukan di fasilitas umum seperti Balai Desa, Masjid, Ponpes, Mushalla, Pasar Desa dan Warung," ujar Pak Sis sapaan akrab Kades.

"Perlu diketahui bahwa penyemprotan ini akan efektif jika dibarengi dengan perilaku hidup bersih dan sehat diantaranya sering mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir selama 20 detik, memakai masker apabila ada kepentingan keluar rumah, untuk sementara waktu menghindari berkumpul dengan orang banyak dan menerapkan anjuran pemerintah terkait menjaga jarak fisik dalam beraktivitas minimal 1 meter (physical distancing)," pungkasnya.

Dikarenakan stok disinfektan yang dimiliki tim terbatas mengingat stok di pasaran juga langka, maka penyemprotan tahap pertama hanya difokuskan pada fasilitas umum. Adapun penyemprotan tahap kedua rencananya dilakukan di lingkungan rumah warga pada Hari Rabu (1/4/2020) dengan koordinator masing-masing Ketua RT didampingi anggota tim gugus tugas pencegahan Covid-19.

Selain melakukan penyemprotan, tim juga memasang baliho dan poster yang berisi himbauan kepada masyarakat. Pesan yang ingin disampaikan kepada warga masyarakat selain menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), warga juga diminta pro aktif utamanya bagi yang baru pulang dari perantauan di kota diwajibkan melapor ke Posko Pengaduan melalui telepon/WA ke nomor 085259594065, kemudian mengisolasi diri (berdiam diri) di rumah selama 14 hari ke depan. Apabila dalam kurun waktu tersebut ditemukan salah satu gejala seperti demam, flu, batuk, nyeri tenggorokan, sesak nafas dan diare maka pihak keluarga harus segera melapor dan tim akan bergerak cepat untuk membawanya berobat ke rumah sakit. (Admin/SA)



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 3 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus