30 Desember 2019 13:40:55
Ditulis oleh Admin

Bimtek Pengelolaan Website Desa se-Kecamatan Soko

Operator Website Desa Nguruan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Website Desa se-Kecamatan Soko di Pendopo Kecamatan Soko, Senin (30/12/2019). Bimtek yang diselenggarakan oleh Kecamatan Soko dalam rangka pengoptimalan fungsi Website Desa tersebut bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tuban.

Bimtek diikuti oleh 22 peserta yang terdiri dari perwakilan 23 desa di Kecamatan  Soko ini merupakan Bimtek kedua dan bertujuan mengoptimalkan serta mengupdate lagi data pemerintah desa yang sempat hilang pasca website desa terkena banned akibat telat bayar domain dan hosting .

Sekretaris Camat Soko Amik Fadhori dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dari Bimtek ini adalah untuk memberikan bimbingan teknis pengaktifan dan pengelolaan website desa yang memuat informasi tentang desa yang kerap dikenal dengan istilah Smart Village.

Selain itu, Sekcam juga menekankan bahwa Bimtek tersebut juga sebagai bentuk dukungan terhadap Smart City Kabupaten Tuban, yang sesuai dengan arahan dari bupati bahwa desa dan kelurahan diharapkan mempunyai website sebagai wadah untuk sosialisasi dan transparansi informasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kasi Pemerintahan Kecamatan Soko Masykuri menyampaikan beberapa hal terkait pentingnya website desa kedepannya sebagai bentuk transparasi pengelolaan keuangan desa melalui aplikasi SISKEUDES diharapkan bisa ngelink di Aplikasi Website Desa, serta menghimbau agar operator desa selalu aktif mengupdate kabar berita yang ada di desa karena desa sudah ditunjang dengan jaringan internet Icon+ dengan kecepatan jaringan 20 Mbps. Website Desa juga nantinya bisa digunakan untuk mencetak surat menyurat secara online jika sudah terhubung dengan aplikasi SIAK.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh Widyi Utomo selaku perwakilan Diskominfo Kabupaten Tuban. Peserta dibimbing untuk merubah tampilan website yang menarik dan tidak monoton sehingga diharapkan akan banyak orang yang mengakses dan mengunjungi website desa. Praktik cetak surat menyurat terkait administrasi secara online pun dicoba oleh semua peserta bimtek yang hadir meski ada beberapa input data kependudukan yang masih mengalami kendala.

Dalam acara penutup diaksanakan pelatihan tata cara penulisan artikel dan peliputan berita oleh Nahrus Sodiq selaku Wartawan/Jurnalis dari Radio Pradya Suara Tuban dan jurnalis portal resmi Pemerintah Kabupaten Tuban (https://tubankab.go.id). Dalam materi yang disampaikan oleh Nahrus, salah satu hal yang wajib dimiliki oleh pewarta/pencari berita adalah kamera untuk mengambil foto/video dan recorder untuk merekam suara. Seiring dengan perkembangan dunia digital dan telekomunikasi maka kedua alat tersebut sekarang sudah lebih efisien berupa handphone (HP).

Lebih lanjut, Nahrus mengajarkan beberapa tips cara penulisan artikel dan berita dalam sebuah website, karena narasinya akan beda apabila sebuah berita akan kita masukkan ke dalam website dengan berita yang akan disiarkan lewat radio dan televisi. Dalam sesi tanya jawab, dipaparkan pula bahwa tugas operator website desa dalam memberikan informasi pasti terkendala dengan pembagian waktu bekerja. Solusinya Pemerintah Desa bekerjasama dengan Karang Taruna untuk mengadakan pelatihan menjadi jurnalis dengan harapan mampu mencari berita maupun menulis artikel untuk dipublikasikan. (Syaiful Arif)



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus